Magister Ilmu Ternak Pasca Sarjana Universitas Diponegoro

Become an Excellence Research University

  • Perbesar ukuran huruf
  • Ukuran huruf bawaan asli
  • Perkecil ukuran huruf
Terakreditasi A  Berdasarkan SK BAN DIKTI Nomor. 004/BAN-PT/Ak-VII/S2/VI/2009  Tanggal 19 Juni 2009
Secretariat : Jl. Imam Bardjo, SH No. 3 Semarang, Central Java,Indonesia 50241; Telp./Fax.: +62248452091; Email : mit@undip.ac.id dan direkturmit@yahoo.com
Head of Study Program : Prof.Dr.Ir. SUMARSONO, MSSecretary of Study Program : Ir. LUTHFI DJAUHARI MAHFUDZ, M.Sc,Ph.D

Penerimaan Mahasiswa Baru 2010/2011

Surel Cetak PDF
Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Studi Magister Ilmu Ternak Program Pasca Sarjana Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro Semarang Tahun akademik 2010/2011 menawarkan Beasiswa Unggulan dari Depdiknas, dengan syarat :
    * Lulusan Sarjana dari Pertanian / Peternakan / Biologi atau Kedokteran Hewan
    * IPK minimal 3,25
    * Nilai Toefl (setelah diterima) mau meningkatkan sampai dengan minimal 500.
Batas Pendaftaran sampai dengan 13 Maret 2010 di :
Sekretariat Program Studi Magister Ilmu Ternak
Jl. Imam Bardjo, SH No. 3 Lantai III Semarang - 50241
Email : Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya / Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya

Contact :
YM : Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya
HP : 081325850816 (Priyono) / 081225119930 (Rini)
 

Agribisnis Peternakan Domestik Butuh Proteksi

Surel Cetak PDF

KEMAUAN politik pemerintah terhadap pembangunan peternakan dinilai masih rendah dan bahkan sejumlah kebijakan justru malahan merugikan para peternak. Salah satunya dengan lahirnya undang-undang tentang peternakan dan kesehatan hewan pertengahan Mei 2009 lalu terutama menyangkut pasal zoning impor sapi ataupun daging sapi sebagai bukti betapa pemerintah kurang peduli terhadap dunia peternakan, khususnya sapi dan kerbau.

Selengkapnya...
 

Menguak Potensi Kerbau

Surel Cetak PDF
Produktivitas kerbau tidak lebih rendah daripada sapi (potong). Berbagai hasil penelitian yang ada di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia menunjukkan, tingkat reproduksi kerbau tidak berbeda dengan sapi. Dengan budidaya intensif, calving interval atau selang beranak (waktu yang dibutuhkan antara dua kelahiran yang berturutan) dapat mencapai 13 bulan. Meskipun, budidaya kerbau oleh petani dengan melepas bebas di padang penggembalaan tanpa perlakuan pakan dan pengaturan perkawinan, selang beranak dapat lebih dari 24 bulan.

Selengkapnya...
 


halaman 1 of 8
Click for Semarang, Indonesia Forecast
Kami punya 14 tamu online

Sistim Informasi